Mengurangi Limbah Daun
Daun kering yang melimpah dapat dimanfaatkan sehingga tidak hanya menumpuk di lingkungan.
Briket adalah bahan bakar padat dari bahan organik mudah terbakar yang dikarbonisasi, dihaluskan, lalu dipadatkan dengan bantuan perekat alami.
Pemanfaatan daun kering membantu warga Kelurahan Mijen mengurangi limbah pekarangan sekaligus menghasilkan energi alternatif yang mudah disimpan dan bernilai guna.

Kelurahan Mijen memiliki lahan luas yang menghasilkan daun kering melimpah, terutama saat musim kemarau.
Daun kering yang melimpah dapat dimanfaatkan sehingga tidak hanya menumpuk di lingkungan.
Pengolahan yang terarah membantu mengurangi kebiasaan membakar tumpukan daun tanpa pemanfaatan.
Pekarangan dan ruang bersama menjadi lebih bersih, rapi, serta nyaman bagi warga.
Tujuan Kegiatan
Memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada warga untuk mengolah daun kering menjadi bahan bakar alternatif sekaligus membuka peluang usaha baru.
Briket daun kering dibuat melalui proses pengarangan, penghalusan, pencampuran dengan perekat alami, pencetakan, dan pengeringan. Bentuk padatnya membuat bahan bakar lebih praktis untuk disimpan dan digunakan.
Bahan Utama Lokal
Daun kering yang melimpah di lingkungan Kelurahan Mijen menjadi bahan baku utama.
Siapkan seluruh perlengkapan terlebih dahulu agar proses pembuatan berlangsung aman, rapi, dan efisien.
Alat
Kaleng
Ayakan
Pengaduk
Cetakan
Alas jemur
Panci teflon
Bahan
Ikuti delapan langkah berikut secara berurutan, mulai dari pemilahan daun hingga briket siap digunakan.
Pilih daun yang benar-benar kering, lalu bersihkan dari plastik, batu, dan bahan anorganik lainnya.
Bakar daun secara terkendali di dalam kaleng hingga berubah menjadi arang, bukan dibiarkan menjadi pembakaran terbuka.
Hancurkan hasil karbonisasi, kemudian ayak agar butiran arang menjadi halus dan seragam.
Campurkan tepung tapioka dan air, lalu masak sambil diaduk hingga mengental dan menggumpal.
Tuangkan perekat sedikit demi sedikit ke bubuk arang, kemudian aduk hingga tercampur rata dan mudah dibentuk.
Masukkan adonan ke cetakan dan padatkan agar bentuknya kokoh serta tidak mudah hancur.
Jemur briket selama 2-3 hari sampai kering merata. Balik secara berkala bila diperlukan.
Setelah benar-benar kering, briket siap disimpan sebagai bahan bakar alternatif.
Rasio Perekat
Keselamatan Saat Praktik
Simpan di tempat yang kering dan sejuk.
Hindari tempat lembap atau terkena hujan.
Jauhkan dari sumber api dan panas.
Gunakan wadah yang tertutup dan bersih.
Terapkan FIFO: briket yang lebih dahulu dibuat digunakan lebih dahulu.
Daun kering tersedia di pekarangan dan lingkungan Kelurahan Mijen.
Alat dan bahan pembuatan sederhana serta mudah diperoleh.
Berpotensi digunakan oleh usaha kuliner atau kegiatan yang memerlukan bahan bakar padat.
Briket kering dapat dikemas rapi, diberi label, lalu dipasarkan secara lokal.
Baca delapan halaman panduan pemanfaatan daun kering menjadi briket dari KKN-T IDBU 52 Universitas Diponegoro.
Lanjutkan Aksi Lingkungan